M U J A H A D A H

“Wahai Ikhwan sekalian, beramal untuk memelihara jiwa kita sendiri itu adalah kewajipan pertama dalam susunan keutamaan wajibat kita. Maka hendaklah kamu bersungguh-sungguh bermujahadah dengan diri kamu…”

-HAB-

Posted in The way | Leave a comment

Kabus

Kabus

Kondisi di suatu lebuhraya.

Jarak penglihatan terhad. Nyalakan lampu anda. Waktu inilah waktu yang betul bagi penggunaan fog lamp. Jadi, gunalah fog lamp anda pada waktu yang sesuai kerana kesilapan dalam penggunaan fog lamp akan menimbulkan ketidakselesaan pada pengguna jalan raya yang lain. Walaupun penggunaan fog lamp memberikan keselesaan pada penggunanya, namun apalah ertinya sekiranya penggunaannya tidak diperlukan pada waktu itu, lebih-lebih lagi menimbulkan ketidakselesaan kepada pengguna jalan raya yang lain yang mungkin boleh membawa kepada perkara-perkara yang tidak diingini.

じゃぁね!

Image | Posted on by | Leave a comment

What to do?

Sekiranya kapal kami sudah tenggelam, kami tidak boleh menimbulkannya kembali. Sekiranya kapal kami hendak tenggelam, kami juga tidak dapat menahannya daripada terus tenggelam. Lebih baik kami gunakan masa yang ada bagi merangka strategi menghadapi masalah hari esok daripada risaukan hal semalam. Selain itu, sekiranya kami terus membiarkan perkara-perkara itu menghantui kami, sudah tentu kami tidak dapat hidup lama. [How to Stop Worrying and Start Living, Dale Carnegie.]

-Jzkk to HFA-

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Like.Comment.Share

Anakku…..
Jangan marah pada Ibumu…….
Bila Ibu selalu mencarimu bila engkau terlambat pulang dan menghubungi seluruh teman-temanmu untuk menanyakan keberadaanmu.
Mungkin engkau akan berkata… “Ah Ibu… Aku kan bukan anak kecil lagi yang harus terus dikhawatirkan”
Seandainya engkau mengetahui, betapa cemas dan khawatirnya Ibumu karena tidak mengetahui dimana keberadaan dan kondisi kamu.

Anakku….
Jangan marah pada Ibumu……
Bila berkali kali Ibumu menasihati dan mengingatkanmu akan pengaruh pergaulan dan kehidupan yang bebas di luar sana
Mungkin engkau akan mengatakan …. “Aduuuh cerewet banget sih Ibu, ngga ngerti amat sama pergaulan anak muda zaman sekarang”
Seandainya engkau mengetahui, betapa inginnya Ibu selalu berada di dekatmu tuk melindungi dan menjagamu dari gangguan orang-orang yang zhalim dan dari kejahatan lainnya.

Anakku…..
Jangan marah pada Ibumu…..
Bila Ibu setiap kali selalu mengingatkanmu agar selalu ingat dan taat pada Allah.
Mungkin engkau akan mengatakan…. “Mumpung masih muda Bu, aku mau nikmati hidup ini dulu, nanti kalo dah puas dan sudah tua baru deh mikirin akhirat…”
Seandainya engkau mengetahui, betapa inginnya Ibumu melihatmu bahagia dan selamat di dunia dan akhirat.

Di saat engkau terlelap dalam tidurmu
Di sepertiga malam yang berkah dan penuh Rahmat Allah,
Dengan penuh keikhlasan, sejumlah doa dipanjatkan oleh Ibumu di atas sajadah yang indah
Memohon kebaikan, kemudahan, perlindungan dan keberkahan Allah atasmu

Anakku….
Bagi Ibu, engkau akan selalu menjadi anak Ibu kapanpun dan di manapun engkau berada.
Bahkan saat engkau menjadi bagian dari diri Ibu, hidup dan tidur di dalam rahim Ibumu,
Ibu masih tetap merasakan kekhawatiran akan kesehatan dan keselamatanmu, apalagi bila engkau jauh dari sisi Ibumu

Anakku…..
Dapatkah engkau bayangkan…..
Seandainya Ibu tidak ada lagi di sampingmu?
Tidak ada lagi seorang Ibu yang setiap saat mendengarkan keluhanmu
Tidak ada lagi seorang Ibu yang akan menjaga dan merawatmu di kala engkau sakit
Tidak ada lagi seorang Ibu yang akan menangis melihat anaknya bersedih
Tidak ada lagi seorang Ibu yang tertawa bahagia bila melihat anaknya bahagia
Tidak ada lagi seorang Ibu yang akan memeluk dan menciummu dengan hangat dan penuh cinta yang tulus saat menyambut kedatanganmu
Tidak ada lagi seorang Ibu yang selalu mengkhawatirkanmu
Tidak akan terdengar lagi alunan doa yang indah dan tangisan di tengah malam yang memohon kebaikan untukmu

Anakku….
Ingatlah selalu bahwa Cinta dan Kasih Sayang Ibu tak kan hilang dimakan waktu.
Dahulu…..Sekarang….dan akan datang….Engkau akan tetap menjadi anakku.
Kasih anak sepanjang badan, namun Kasih Ibu sepanjang hayat
Doa dan Ridha Ibu akan selalu menyertaimu
Semoga Allah memberkahi dan meridhaimu anak-anakku

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/05/20511/anakku-jangan-marah-pada-ibumu/#ixzz1v1AlV7ob

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hanjuku Tamago Peperoncino wo Hitotsu!

Ingredients:

  • 14 ounces spaghetti
  • 8 cloves garlic
  • 4 red chilli peppers
  • 2 tsps finely chopped Italian parsley
  • 1/2 cup olive oil
  • Salt
  • 2 tbps extra virgin olive oil (to finish)
  • Half cooked egg

How to make it?

  • Peel the garlic. Then crush the garlic with a wooden spoon. Or you can use a garlic press.
  • Remove the chili seeds. If you dont, the mix will be very spicy.
  • Add the olive oil and the crushed garlic to a saute’ pan over medium heat, tilting it slightly. When the garlic starts to steam and small bubbles apear, reduce to low heat.
  • Gently saute’ the garlic until it turns a golden brown. Tear or cut the red chillies into small pieces. Add them to the pan and tun off the heat. Stir in the parsley and take the pan off the stove.
  • Now it’s time for spaghetti. Fill a sauce pan with plenty of water and bring it to a boil. Add salt to the water. Then add the spaghetti leaning it against sides of pan. Reduce to medium heat.
  • Keep the water at a gentle simmer, refer to the cooking time on the package of the spaghetti. Transfer 1/2 a cup of the cooking water to a small bowl. Check if its ready.
  • Turn of heat and drain spaghetti off from water.
  • Put the pan with the garlic in it back on the stove.
  • Add a third of the cooking water you saved into the pan and heat over medium heat. Move the pan back and forth a little so the water and the oil mix fully. Mix rest of water in.
  • Add the spaghetti to the rest of the mix. Stir briskly. Season with salt. Drizzle extra virgin olive oil. Put half cooked egg.  Tadaaa!! It’s ready to eat!

Image

Posted in Food | Leave a comment

Lama dah x post… ^,^

SAIR – MUHAMMAD AL-HUSAYYAN

Mawlaya Ya Mawlay
Mawlaya Ya Mawlay
Mawlaya Ya Mawlaya
Mawlaya Ya Mawlaya
Mawlay

Mawlaya Inni Sairun
Lid Dini Hatman Sairun
Fal Qudsu Sohat Ghadirun
Adma Fuadit Thohiru

Wa Nida’ul Aqsa Bkani
Fajra Wijdani
Wa Dhomirul Ummati Ya Rabbi
Mata Bila Jani

Mujrimun Qolu Li Anni
Arfudhuz Dzullal Kabir
Arfudhul ‘Isya Bisumtin
Dhommahul Qahrul Marir

Falyaqulu Ma Yaqulu
Anta Man Arju Ridhoh
Anta Man Ta’lamu Anni
Laka Arkhastul Hayah

Ya Man Ruwait, Bi Dimaika Asyjaral ‘Izzati Wal Intisar
In Yasriquka Min Tarikhina, Lan Yanzi’uka Min Sudurina

Ya Syahid Ya Syahid Ya Syahid

————————————————————————
Tuanku Oh Tuanku (Untuk Tuhan)

Tuanku sesungguhnya aku adalah musafir
Demi agama aku pasti adalah musafir
Maka Al-Quds memanggil untuk berangkat
Melembutkan hatiku dengan kesucian

Dan panggilan Al-Aqsa membuatkanku menangis
Membangkitkan kewujudanku
Dan diri ummatku wahai Tuhanku
Mati tanpa pembunuhnya

Penjenayah (Zionis) mengatakan kerana aku
Menolak penghinaan yang besar
Menolak hidup berdiam diri
Biarpun kuterpaksa menempuhinya

Maka biarlah mereka mengatakan apa yang mereka kata
Engkaulah yang aku harap keredhaan
Engkaulah yang mengetahui bahawa aku
Demi-Mu aku gadaikan nyawa

Wahai yang diriwayatkan, dengan darahmu
Bertumbuhlah kemuliaan dan kemenangan
Jika mereka mencurimu daripada sejarah kita
Tidak sekali-kali dapat mereka cabut daripada dada-dada kita.

Wahai Syahid

Video | Posted on by | Leave a comment

STK

Posted in Uncategorized | 1 Comment